Senin, 20 Juni 2011

Cerpen Part "1" ^_^

Diposting oleh Devi Yunitasari di 19.18
Kriiiiiiing........krusak...krusak.... jreeet.. "good bye my weker,,yeah" aku tertidur kembali diatas kasurku yang empuk setelah dengan sadisnya menghabisi jam wekerr ku setelah jasa-jasanya selama ini yang tidak pernah lelah berjuang membangunkanku,dari lelapnya tidurku.. mungkin hari ini adalah akhir hayatnya setelah selama ini ku dzalimi....maafkan aku wahaii weker ku..
One hour later,
hoooaam,, "masih ngantuk sekali ini, wait jam berapa sekarang??" aku mencoba meraih tempat dimana biasanya jam wekerku berada, tapi kali ini tak ku temukan dia. setelah itu aku terbangun dan seketika itu aku benar benar shocked melihat keadaan jam weker ku yang telah tergeletak terbujur kaku di samping tempat tidurku. aku segera melompat dari tempat tidurku dan segera menghampirinya, berharap masih ada kehidupan pada jam weker ku, dan ternyata......tiddaak dia telah tiada...selamat jalan kawan !! hiks...
akhirnya setelah bermellow ria menyaksikan akhir yang tragis dari jam wekerku, aku melangkah gontai keluar kamar, tepat disaat aku membuka pintu kamar, mataku seperti akan meloncat dari tempatnya, setelah melihat bundaku tercinta melotot ke arahku dengan tatapan sadis dan menjewer telingaku tanpa ampun.."Hanaaa...kamu ini anak perempuan,, masa jam segini baru bangun, Masyaallah... kamu tahu ini jam berapa..!!" kata-kata bunda barusan seperti sambaran petir yang menggelegar-gelegar di membran timpani ku.. "hoaalaa,, bunda ampun, abisnya semalem, Hana tidur jam 1 makanya Hana baru bangun" tanpa mengindahkan alasanku bunda langsung menyeretku masuk ke kamar mandi. "cepet mandi, ini udah jam setengah 7 Han, entar kamu kesiangan cepett" aku merasa seperti seorang narapidana yang dipaksa masuk sel oleh para sipir penjara..
byur..byar...byurr...byar..byur...byar..(efek suara ketika aku sedang mandi)
Setelah selesei mandi, dan memakai baju seragam aku keluar dari kamarku dan mengambil jam tangan yang tergeletak di meja belajarku, setelah itu, aku melihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 06.50.. buseett, aku segera berlari dan mengucapkan salam pada bunda...., bunda hanya bisa menggeleng-geleng melihat kepergianku.
At School's gate....
"tungguuu, jangan ditutup dulu pak !!!" aku berlari mengerahkan segenap tenaga ku, bersama teman seperjuanganku yang pagi itu kesiangan juga... "Ayo cepat-cepat, kalian ini jam segini baru datang!" ujar Pak Ramli guru piket hari ini, setengah berteriak sambil berkacak pinggang. "selamat pagi pak !" akhirnya aku bisa masuk kedalam pintu gerbang juga, sambil menyapa pada Pak Ramli, but apa coba balasannya tehadap sapaanku dan senyumanku yang aduhai indah nan menawan. "Pagi..Pagi Gundulmu.....sudah kesekian kalinya kamu kesiangan Hana Farra Aluna, kamu tahu jika sekali lagi saya melihat kamu kesiangan saya akan beri kamu nilai C dalam pelajaran saya!" aku hanya bisa tertunduk lesu mendengar ucapan Pak Ramli, dan segera berlari menuju ruangan kelas. aku lupa ternyata pelajaranpertama hari ini adalah pelajaran biologi, dan ruangan kelasnya terletak di lantai dua tepatnya di paling ujung, ooo...lengkap sudah deritaku hari ini, disaat itu pula sebuah tangan menepuk bahuku, "Han, kita barengan ke ruang biologinya ". aku berbalik dan ternyata itu Bayu teman sekelasku, "oh, kamu bay, nah loh kok kamu bisa kesiangan?" aku merasa aneh karena baru kali ini melihat bayu datang kesiangan, dan bayu menjawab santai "yaa..ga apa apa dong buat pengalaman baru aja". hah aku mengerti mungkinn si bayu ini udah bosen kali yaa jadi anak rajin. "yaa baguslah bay, kalo gitu" bayu melirik sambil mengerutkan dahinya ke arahku "kok bagus sih na?" aku sedikit heran melihat reaksi bayu saat itu "yaa menurut aku emang bagus bay, soalnya menurut aku kamu udah berani nyoba sensasi baru, abisnya selama ini yaa bay, aku tuh heran sama kamu kok jadi cowok bisa rajin-rajin amat. awalnya nih yaa bay aku mikir sebenernya dalan diri kamu itu kayaknya ada kelainan deh, sebelumnya sorry ya bay aku ngomong gini, abisnya aduuuh...kamu tuh yaa...." aku tak dapat berkata-kata lagi, abisnya makhluk yang bernama Bayu Prahardika ini kelewat rajinya. "emang gue segitu rajinnya ya na, biasa aja kali Na, gue sama aja kok kayak anak lain, kamu kok bisa menilai gue kayak gitu Na? kamu mandang gue dari sudut pandang mana, sehingga kamu bisa menyimpulkan gue kayak gitu !" nah loh, si bayu kok jadi sewot gini yaa, bukannya bagus aku bulang dia rajin malah aku bilang dia itu kelewat rajin. "Udah deh bay, kamu kok jadi sewot, udah kalo kita ngobrol terus sepanjang jalan kayak gini, yang ada kita malah makin telat masuk pelajaran biologi". setelah itu aku memutuskan untuk berlari aja ninggalin si Bayu, tapi...
HAP........ pas aku baru aja mau lari, Bayu megang tangan aku, Degg.....nah loh kenapa yaa aku kok ngerasa ada yang berdesirr gituu di sini....di hati aku... "Han, barengan napa...kamu kok malah lari..sih !" aku berbalik sambil mencoba mengontrol kembali sel-sel sarafku, dan zat neurotransmitterku yang tadi sepertinya sempat terhenti ketika bayu memegang tanganku. "iya, iya tapi lepasin dulu tangan kamu bay..." Pas bayu ngelepasin genggamannya, napa yaa kok aku malah pengen memaki diri aku, yang telah menyuruh Bayu ngelepasin tangannya, hah sebenernya ada apa ini?? kayaknya ini udah kesekian kalinya terjadi, kalo aku lagi deket-deket sama si Bayu. badanku jadi panas dingin..terus ada yang berdesir pula di sini....di hatiku.... apa ini??, Tanpa disadari aku menghentikan langkahku dan dia melongo...bayu hanya keheranan, menyaksikan tingkah anehku, dan sedetik kemudian aku tersadar kembali dan segera menuju ruangan kelas...
............................................................................. bersambung........

0 komentar:

Posting Komentar

 

Me, My world, and My Inspiration Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea