
apa kabar mentari, masihkah dirimu seperti dahulu
selalu menebarkan senyum mu yang hangat dan menyinariku
masikah kau menjadi seorang pemalu yang perlahan memancarkan sinarnya dari balik bukit
tahukah engkau hai mentari
aku selalu menunggu dan menantikan kehadiranmu di pagiku
dan menatap kepergianmu di ujung senjaku
meskipun saat malam kau tak tampak olehku
dan tergantikan oleh cahaya sang bintang yang mampu menyilaukanku
tapi tahukah engkau metari, bagiku hanya sinarmulah yang bisa menerangiku
^_____^
0 komentar:
Posting Komentar